Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Kutipan, Parafrase, dan Ringkasan

perbedaan Kutipan, Parafrase, dan Ringkasan

Ada beberapa teknik penulisan dalam karya ilmiah yang sering digunakan oleh beberapa peneliti, seperti teknik mengutip, melakukan parafrase, dan membuat kesimpulan. Ketiga teknik ini biasanya sering digunakan, dipadukan dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Ketika menulis karya ilmiah,terkadang kita perlu mengutip secara langsung pendapat orang lain atau melakukan parafrase dan meringkas ide dari suatu paragraf. 

Membuat kutipan, parafrase, dan ringkasan tetap perlu mencantumkan sumber kutipan pengarang, kalian dapat pakai style yang populer seperti APA 6th Edition. 

Berikut ini akan dijelaskan mengenai perbedaan definisi, tujuan, dan panduan menggunakan kutipan, parafrase dan ringkasan: 

Definisi

Dikutip dari Louisville (2022), perbedaan kutipan, parafrase dan ringkasan sebagai berikut: 

  • Kutipan berarti menyalin pernyataan/paragraf sesuai sumber aslinya, dengan mencantumkan pengarang. 
  • Parafrase menjelaskan pernyataan orang lain dengan menggunakan kata-kata dan struktur kalimat sendiri.
  • Ringkasan berarti menyingkat suatu pernyataan, dari penjelasan panjang ke pendek.

Tujuan

Adapun tujuan kutipan, parafrase, dan ringkasan, antara lain:

  • Mendukung kredibilitas, atau klaim tulisan karya ilmiah
  • Memberikan sudut panjang tentang suatu objek
  • Memperlihatkan posisi penulis tentang persetujuan atau penolakan sesuatu
  • Menghargai penulis lain, dan memperlihatkan bahwa kata-kalimat bukan milik sendiri (Purdue Online Writing Lab, 2021)

Panduan 

Berikut ini dijelaskan mengenai kapan waktu yang tepat untuk membuat kutipan, parafrase, dan ringkasan (Writing Center, 2022) :

Kutipan

Gunakan kutipan ketika:

  • Menambahkan bukti/fakta untuk mendukung argumen
  • Tidak menyetujui argumen penulis
  • Menyoroti frasa atau bagian yang sangat penting
  • Membandingkan dan membedakan sudut pandang tertentu
  • Mencatat penelitian penting yang mendahului penelitian sendiri

Parafrase

Gunakan parafrase ketika:

  • Memperjelas bagian pendek dari sebuah teks
  • Menghindari penggunaan kutipan yang berlebihan
  • Menjelaskan suatu hal ketika kata-kata yang tepat tidak penting
  • Menjelaskan poin-poin utama dari sebuah paragraf
  • Melaporkan data statistik 

Ringkasan

Gunakan ringkasan ketika:

  • Menetapkan latar belakang atau gambaran umum tentang suatu topik
  • Mendeskripsikan informasi (dari beberapa sumber) tentang suatu topik
  • Menentukan ide utama dari satu sumber
Rujukan
  • Louisville. (2022). "What is the difference between quotation, paraphrase, and summary?" dalam https://louisville.edu/writingcenter/for-students-1/common-writing-questions-1/what-is-the-difference-between-quotation-paraphrase-and-summary diakses pada 27 April 2022 pukul 08.08 WIB
  • Purdue Online Writing Lab. (2021). "Quoting, Paraphrasing, and Summarizing" dalam https://owl.purdue.edu/owl/research_and_citation/using_research/quoting_paraphrasing_and_summarizing/index.html diakses pada 27 April 2022 pukul 08.09 WIB
  • Writing Center. (2022). "When to Summarize, Paraphrase, and Quote" dalam https://writingcenter.gmu.edu/guides/when-to-summarize-paraphrase-and-quote diakses pada 27 April 2022 pukul 08.07 WIB

Media Pustaka Indonesia
Media Pustaka Indonesia Asistensi penulisan terbaik, insight dan rekomendasi jurnal. Keperluan jasa, silakan hubungi Whatsapp kami.